Baterai Kertas untuk laptop

Posted by Admin | | Posted on 19.22

0



Secarik kertas biasa suatu hari nanti akan bisa digunakan sebagai baterai ringan untuk memberikan energi pada sebuah perangkat elektronik.

Para ilmuwan di Stanford University, California mengklaim, mereka sukses mengubah kertas berlapis tinta yang terbuat dari perak dan karbon nanomaterial menjadi 'baterai kertas' yang menjanjikan kapasitas penyimpanan energi performa tinggi.

Riset yang pernah dilakukan sebelumnya menemukan bahwa silikon nanowire dapat digunakan untuk membuat baterai dengan tenaga 10 kali lebih besar dari baterai lithium-ion yang saat ini umum digunakan untuk laptop.

"Jenis baterai ini juga akan sangat bermanfaat untuk memberikan daya pada kendaraan hibrida atau elektrik. Membuat kendaraan tahan lama dan hanya memerlukan lebih sedikit energi," ujar salah satu peneliti Yi Cui, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/12/2009).

Yi bahkan menyebutkan, penemuan ini bukan tidak mungkin akan menggiring pada era teknologi kertas dengan sumber daya kertas suatu hari nanti.

"Di masa sekarang, masyarakat membutuhkan perangkat dengan daya tampung energi berperforma tinggi dan murah," kata Yi.

Yi kemudian menambahkan, baterai sederhana dengan kapasitas super ini dapat digunakan untuk semua jenis aplikasi yang membutuhkan tenaga langsung berdaya tinggi. Rencananya, dalam waktu dekat teknologi ini akan segera dikomersilkan ke publik.

Pembangkit listrik tenaga anggur

Posted by Admin | | Posted on 19.16

0



Limbah anggur bisa membantu memangkas biaya konsumsi energi. Ilmuwan Amerika menemukan teknologi baru yang bisa menghasilkan listrik dengan memanfaatkan sisa fermentasi anggur.

Menurut para ilmuwan, teknologi ini bisa menjadi cara yang hemat dan efektif dalam menangani limbah pabrik anggur. Bahkan, cara tersebut bisa menghasilkan keuntungan baru di bidang energi.

Dalam penelitiannya, mereka menemukan dua kelompok bakteri pada limbah anggur. Satu kelompok bakteri berfungsi mengubah gula dan cuka yang tak terpakai dari proses fermentasi menjadi energi listrik.

Sementara kelompok bakteri lainnya menggunakan energi listrik yang dihasilkan untuk memecah molekul air menjadi oksigen dan hidrogen yang dilepaskan ke atmosfir.

"Sebenarnya tidak ada yang istimewa dengan kedua kelompok bakteri tersebut. Kami hanya memberi mereka lingkungan yang baik untuk tumbuh," kata ilmuwan dari Penn State University Bruce Logan, seperti dikutip dari Times of India, Kamis (17/12/2009).

Ilmuwan lainnya, profesor Sheela Berchmans dari Central Electrochemical Research Institute (CERI) juga mengklaim bahwa bakteri bisa menghasilkan listrik dari anggur. Dia berhasil menciptakan energi dengan menggunakan metode yang sama.

"Zat-zat seperti glukosa, alkohol dan sisa limbah mengandung gula atau alkohol yang bisa digunakan untuk menghasilkan listrik," kata Berchmans.

Menurut Berchmans, kedua kelompok bakteri itu teridentifikasi sebagai Acetobacter aceti dan Bluconobacter roseus. Bakteri ini bisa merusak anggur.

Namun sayangnya listrik yang dihasilkan memang tidak banyak. Para ilmuwan di CERI menyebutkan, satu kultur tunggal dari setiap bakteri yang dikumpulkan hanya menghasilkan 859 milliwat listrik.

mati karena sering meminum minuman tercampur emas

Posted by Admin | | Posted on 19.11

0



Bukan hal aneh jika emas dipakai sebagai perhiasan untuk mempercantik wanita. Namun temuan terbaru ini mungkin akan membuat sebagian orang heran.

Ilmuwan Prancis menemukan bukti bahwa selir Raja Henry II, Diane de Poitiers semasa hidupnya memiliki kebiasaan meminum emas cair agar awet muda dan terlihat cantik. Namun tragisnya, kebiasaan itu juga yang kemudian membunuhnya.

Hal ini terungkap setelah mereka melakukan otopsi dan penelitian terhadap sisa jasad Diane yang ditemukan pada penggalian situs bersejarah tahun lalu.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam British Medical Journal, para ilmuwan memberikan laporan bahwa mereka menemukan kandungan bahan emas tingkat tinggi di kepala dan rambut Diane. Demikian keterangan yang dikutip dari Daily Mail, Rabu (23/12/2009).

Karena dia bukan seorang Ratu dan tidak menggunakan mahkota, para ilmuwan menyebutkan mustahil jika emas tersebut berasal dari mahkota yang mencemari rambut dan tubuhnya.

Dari hasil penelitian, para ahli menduga semasa hidupnya selir Raja Prancis abad ke-16 itu rutin meneguk bahan emas yang dapat diminum. Kebiasaan itu dipercaya bisa memelihara wajah agar tetap awet muda dan mengobati penyakit tertentu.

Ahli forensik Prancis yang turut dalam penelitian ini menemukan terdapat sisa kandungan merkuri pada tulang belulang Diane. Bahan merkuri ini umum digunakan untuk persiapan terapi pengobatan menggunakan bahan emas.

Dari penelitian sisa jasadnya, nampak bahwa Diane menderita kerapuhan tulang dan penipisan rambut. Padahal semasa hidupnya, dia dikenal senang berolahraga. Para ahli menyebutkan, hal ini merupakan tanda umum gejala 'mabuk' emas yang sudah kronis.

Data kontemporer juga menyebutkan, saat meninggal, Diane nampak muda seperti masih berusia 30 tahun. Padahal saat itu, Diane meninggal pada usia 66 tahun.

teka-teki imam ghazali yang membuat kita merenungi hidup

Posted by Admin | | Posted on 19.07

0

* Imam Ghazali : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”
Murid 1 : Orang tua
Murid 2 : Guru
Murid 3 : Teman
Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu adalah janji Allah SWT bahwa setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati (Surah Ali-Imran : 185)


* Imam Ghazali : “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?”
Murid 1 : Negeri Cina
Murid 2 : Bulan
Murid 3 : Matahari
Iman Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

* Imam Ghazali : “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Murid 1 : Gunung
Murid 2 : Matahari
Murid 3 : Bumi
Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf : 179). “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahanam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah SWT) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah SWT), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah SWT). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”.

* Imam Ghazali : “Apa yang paling berat di dunia?”
Murid 1 : Baja
Murid 2 : Besi
Murid 3 : Gajah
Imam Ghazali : Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72). “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat[*] kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh”. Yang dimaksud dengan amanat di sini ialah tugas-tugas keagamaan. Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allad SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka karena gagal memegang amanah.

* Imam Ghazali : “Apa yang paling ringan di dunia ini?”
Murid 1 : Kapas
Murid 2 : Angin
Murid 3 : Debu
Imam Ghazali : Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan sholat.

* Imam Ghazali : “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?”
Murid-murid dengan serentak menjawab : Pedang
Imam Ghazali : Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri

renungin dan jadikan bahan intropeksi gan ..

ditemukan makam para pekerja pembangun piramida mesir kuno

Posted by Admin | | Posted on 19.04

0



Arkeolog Mesir menemukan beberapa makam yang diyakini merupakan milik para pekerja yang membangun Piramida raksasa.

Temuan tersebut diklaim bisa mengungkapkan misteri bagaimana para pekerja tersebut bertahan hidup dan mencari makan sambil bekerja membangun piramida sekira 4.000 tahun lalu.

Kepala arkeolog Mesir Zahi Hawass menyebutkan, kuburan-kuburan tersebut juga mematahkan pendapat yang selama ini menyebutkan bahwa Piramida raksasa dibangun oleh sekumpulan budak.

"Makam ini ditemukan di samping piramida milik raja pada masa itu. Hal tersebut menunjukkan bahwa orang-orang yang ini bukan budak melainkan pekerja lepas," kata Hawass seperti dikutip dari MSNBC, Selasa (12/1/2010).

Hawass juga menemukan bukti lain berupa seni lukis yang dituangkan pada dinding. Dalam lukisan tersebut, para pekerja menyebut diri mereka sebagai teman-teman dari Khufu, yang merupakan salah satu raja Mesir kuno.

Berdasarkan berbagai catatan sejarah ribuan pria yang bekerja membangun piramida tersebut diketahui memakan daging secara teratur, bekerja dalam pembagian shift selama tiga bulan. Saat mereka meninggal, mereka diberikan penghormatan untuk dikubur dalam kuburan batu bata di sekitar Piramida tempat mereka bekerja.

Koleksi makam pekerja yang pernah ditemukan para arkeolog sebelumnya, pada sekira 1980 merupakan penemuan paling menakjubkan pada abad 20 dan 21. Makam itu diketahui milik pekerja yang membangun piramid Khufu dan Khafre.

Misteri Make up kecantikan cleopatra

Posted by Admin | | Posted on 19.01

0



Studi yang dilakukan ilmuwan Prancis menyebutkan, make up atau riasan tebal bangsa Mesir kuno, termasuk Ratu Cleopatra ternyata tak hanya untuk mempercantik wajah tetapi juga memiliki fungsi kesehatan.

Hasil temuan para peneliti Museum Louvre, Prancis tersebut mendeskripsikan bahwa tata rias seperti Cleopatra, yang menonjolkan keindahan pada bagian mata ternyata dimaksudkan untuk melindungi mata dari penyakit.

Kuncinya adalah kandungan garam yang terdapat pada polesan tata rias. Para peneliti menyimpulkan, pada 4.000 tahun lalu bangsa Mesir menggunakan pemoles mata untuk mencegah infeksi.

Pada kadar yang rendah, garam memproduksi nitric oxide, yaitu senyawa yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam menangkis serangan bakteri penyebab infeksi mata.

Orang-orang Mesir kuno umumnya memerlukan waktu hingga satu bulan untuk menggelapkan dan meningkatkan keindahan matanya. Riasan mata ala Cleopatra hingga kini diakui sebagai salah satu tren yang tak lekang di makan zaman dalam dunia fashion.

Dilansir BBC, Minggu (10/1/2010), studi yang dipublikasikan dalam jurnal Analytical Chemistry menimbulkan sedikit perdebatan karena secara teori, riasan tersebut berisiko bagi kesehatan karena kandungan timah didalamnya. Namun para peneliti yakin, awal mula bangsa Mesir kuno menggunakan riasan tersebut tak hanya untuk keindahan tapi lebih karena alasan medis. Pada dosis yang rendah, tata rias ala Cleopatra memiliki efek perlindungan.

"Kami tahu, bangsa Yunani dan Romawi kuno telah memiliki banyak catatan bahwa tata rias tertentu memiliki fungsi sebagai obat. Namun kami ingin mengetahui dengan tepat, bagaimana tata rias bisa bekerja sebagai obat," lata Philippe Walter yang memimpin studi ini.

Dalam studi ini, Philippe dan timnya menggunakan elektroda kecil dengan ketebalan hampir sama dengan rambut manusia. Dengan cara tersebut mereka berusahan melihat efek timah garam klorida yang disintesis yaitu laurionite, dalam satu sel.

Cincin Satusrnus Yang masih Dalam Misteri

Posted by Admin | | Posted on 16.36

0



Rhea, salah satu bulan kecil yang mengelilingi planet Saturnus, dulunya diketahui memliki cincin, seperti halnya planet Saturnus.

Tapi pada penelitian terbaru yang menggunakan gambar optic, perangkat itu gagal mendeteksi tanda-tanda struktur fisik yang mengelilingi satelit tersebut.

Rhea mengorbit mengelilingi Saturnus, yang menciptakan sebuah gelombang partikel ion dan telektron. Pada tahun 2005, para ilmuwan NASA menggunakan pesawat tanpa awak, Cassini, membaca tanda-tanda bahwa bulan tersebut dikelilingi oleh partikel-partikel tersebut.

Penjelasan yang paling memungkinkan bahwa sesuatu yang mengelilingi bulan Rhea adalah sesuatu yang bersifat fisik.

Tapi, analisis gambar yang diambil oleh Cassini antara tahun 2008-2009 gagal untuk menemukan bukti cincin yang mengelilingi bulan Rhea di planet Saturnus.

"Kami cukup yakin bahwa tidak ada materi padat di sekeliling bulan Rhea," ujar Matthew Tscareni dari Cornell University, setelah ia dan timnya menganalisis 65 gambar dari bulan Rhea. Demikian dikutip melalui National Geographic, Selasa (10/8/2010).

"Ini masih menjadi sebuah misteri," tambah Tiscareno mengenai masih belum jelasnya, apakah ada cincin di bulan Rhea atau tidak.